Tanaman yang diserang hama ini pada umumnya daunnya ada bercak nekrotik akibat serangan nimfa dan serangga dewasa. Hama ini akan cukup mengganggu juka populasinya sudah cukup tinggi karena sekresi yang dikeluarkan oleh kutu ini dapat menimbulkan serangan jamur jelaga yang pada akhirnya akan menghambat pertumbuhan cabai.

Untuk penanggulangan hama ini bisa memanfaatkan musuh alami dari kutu kebul salah satunya adalah menochilus sexmaculatus yang bisa memangsa larva sebanyak 200-400 larva/hari. Anda juga bisa memanfaatkan predator lain seperti coccinella septempunctata, chrysoperia carnea dan masih banyak lagi.

Selain menggunakan predator, anda juga bisa memasang perangkap likat yang dipadukan dengan pengendalian secara fisik/mekanik. Cara tersebut dapat menekan populasi hama tersebut. Anda juga bisa mengkombinasikannya dengan pestisida yang diketahui efektif untuk pengendalian kutu kebul seperti permethrin, amitraz, asefat, buprofezin dan masih banyak lagi.

Selain beberapa cara diatas, ada satu cara yang boleh dibilang cukup mudah yaitu dengan companion planning. Cara ini ditutujan untuk mengalihkan serangan kutu kebul ke tanaman lain dengan cara tumpangsari dengan tanaman lain seperti jagung atau gandum.