Bagi tumbuhan, ulat memang cukup mengganggu karena dapat merusak daun dan buah apalagi jika jumlahnya sangat banyak akan sangat cepat untuk menghabiskan 1 tumbuhan cabai.

Gejala awal adalah rusaknya daun dan buah oleh larva instar 1 dan 2. Selanjutnya, daun-daunpun akan mulai gundul oleh larva instar lanjut. Larva ini kadang juga menyerang buah cabai.

Serangan pada buah cabai ditandai dengan adanya lubang-lubang yang tidak beraturan. Jika serangan sudah sangat parah, tanaman akan gundul karena dimakan ulat grayak.

Hampir sama dengan penangan hama lain pada cabai, ada beberapa cara yang bisa dilakukan:
– Kultur teknis
Melakukan sanitasi lahan dengan membersihkan gulma dan jangan lupa juga drainase pada lahan, pastikan berjalan dengan baik. Lakukan juga eradikasi jika menjumpai telur-telur ulat pada tanaman cabai.
– Fisik mekanis
Memasang perangkap feromonoid seks sejak tanaman berumur 2 minggu sebanyak 40 buah/ha. Selain itu lakukan pengecekan pada tanaman apakah ada telur/larva, jika ada musnahkan.
– Hayati
Kita bisa menggunakan patogen SI, NPV, SI. Bx 9, parasitoid apanteles sp dan masih banyak lagi.
– Kimiawi
Anda boleh menggunakan pestisida sesuai dengan yang dianjurkan jika kerusakan tanaman sudah mencapai 12,5% per tanaman.