Banyak yang harus dipersiapkan saat kita akan menanam cabai antara lain adalah mempersiapkan lahan dan salah satu step untuk persiapan lahan adalah pengolahan tanah.

Berikut adalah beberapa step yang harus dilalui saat pengolahan tanah:
– Lakukan pembersihan lahan mulai dari sisa tanaman maupun sampah
– Lakukan pencangkulan kurang lebih 40cm, hal ini ditujukan agar lahan menjadi gembur. Setelah itu biarkan selama 2 minggu (usahakan terkena sinar matahari)
– Untuk lahan kering/tegalan, yang harus anda lakukan adalah membuat badengan kurang lebih 1 meter dan tinggi 30cm dan jarak antar badengan 50cm. Lalu buat garitan dan lubang tanan dengan jarak 50cm x 50cm. Jadi tiap badengan ada 2 baris tanaman cabai
– Untuk lahan sawah, badengan dibuat selebar 1,5m dengan parit sebagai pemisah antar badengan dengan lebar 50cm dan dalam 60cm. Untuk lubang tanam sama seperti lahan tegalan

Setelah pengolahan tanah selesai, hal selanjutnya yang akan kita lakukan adalah pemberian kapur pada tanah dengan kaptan dolomit sebanyak 1,5 ton/ha.

Selanjutnya adalah pemupukan dasar dalam bentuk pupuk kandang yang sudah matang sekitar 2 minggu sebelum tanam. Untuk pupuk anorganik diberikan 5 hari sebelum proses tanam dimulai dengan cara ditebar lalu disiram dan ditutup dengan mulsa. Gunakan mulsa plastik hitam perak dengan lebar 100-125cm, bagian perak berada di atas sedangkan bagian hitam berada dibawah.

Setelah mulsa terpasang, selanjutnya adalah pembuatan lubang dengan alat pelubang mulsa berdiameter 10cm. Lubang ini akan digunakan untuk menanam bibit nantinya. Pembuatan lubang bisa dengan metode zigzag maupun 2 baris berhadapan dengan jarak (50-60cm) x (50-70cm).